Think Out of the Box dengan “Cartesian Coordinate”

29 11 2007

Saya bukanlah seorang penggemar matematika. Setidaknya, demikian keyakinan saya terhadap subyek yang satu ini sebelum saya mempelajari NLP.

Wah, apakah karena saya telah mengubah keyakinan saya dengan NLP?

He..he..sayangnya, tidak seheroik itu. Saya hanya menemukan sebuah pelajaran NLP yang menjadi salah satu jawaban atas pertanyaan saya kepada guru matematika SMA saya beberapa tahun lalu. Sedikit bernostalgia, saya sempat terkena omelan karena bertanya, ”Pak, apa sih gunanya kita mempelajari logika matematika?”

Dan, menemukan bahwa pengalaman itu masih teringat dengan detil sampai sekarang, tentu unconscious saya menganggap itu adalah hal yang penting untuk diingat dan dimaknai.

Read the rest of this entry »





Melangkah SUKSES dengan Teknik NLP “Changing Personal History”

13 11 2007

By Bobby Meidrie Levianto

Setelah menyelesaikan 5 hari penuh pelatihan Certified Practitioner NLP (Neuro-Linguistic Programming) yang diselenggarakan oleh NF-NLP (National Federation – Neuro Linguistic Psychology) di Jakarta beberapa waktu yang lalu, seorang mahasiswa datang kepada saya di kantor saya dan berkata, “Wah mas, dengar-dengar baru pulang dari ambil Certified NLP ya? Gimana caranya ya saya bisa melupakan masa lalu saya yang sampai sekarang saya masih terbebani, sehingga saya jadi takut untuk menatap masa depan saya” tanya mahasiswa tersebut sebut saja Beny, seorang mahasiswa Psikologi semester akhir.

Read the rest of this entry »





Lincah Berbahasa Dengan “Swish Pattern”

8 11 2007

(Terima kasih kepada Ibu Issa Kumalasari atas inspirasinya untuk artikel ini)

Saya pernah mendengar adanya sebuah penelitian yang mengatakan bahwa koleksi bahasa yang dimiliki seseorang merupakan salah satu indikasi kecerdasannya. Semakin banyak bahasa yang dikuasai, semakin cerdaslah ia secara intelektual. Tidak mengherankan memang, sebab menggunakan common sense saja, bahasa adalah salah satu komponen penting komunikasi bagi manusia (dan mungkin semua makhluk). Sekalipun relasi lebih banyak terbangun melalui komunikasi non verbal, bahasa tetap memiliki peran krusial untuk menyampaikan ‘isi’ pesan yang ingin dikomunikasikan.

Well, barangkali karena kebanyakan kita mempelajari bahasa ibu secara otodidak sejak kecil, maka kita tidak pernah menyadari bagaimana persisnya otak kita merekam bahasa yang kita gunakan. Alhasil, tidak jarang orang yang merasa kesulitan untuk mempelajari bahasa lain selain bahasa ibu.

Read the rest of this entry »





Basic Reframing

3 10 2007

Anda memiliki sebuah pengalaman yang mengesalkan?

OK. Pikirkan kembali pengalaman tersebut. Ingat-ingatlah secara mendetil kejadiannya ketika itu.

Anda bisa melakukannya? Bagus. Apa yang muncul dalam pikiran Anda? Sebuah gambaran? Suara? Perasaan tertentu?

Read the rest of this entry »





Frame We Live By

18 09 2007

Jika tiba-tiba saya menceritakan kepada Anda bahwa kemarin saya melihat seorang pria menusuk pria lain dengan sebuah pisau, apa yang muncul dalam pikiran Anda?

Akankah Anda menanyakan kejadian detilnya kepada saya untuk kemudian segera menghubungi kantor polisi? Atau, Anda malah tertawa karena merasa melihat kejadian yang sama kemarin?

Yang pertama amat mungkin Anda lakukan jika saya menceritakan kejadian yang saya lihat di pinggir jalan. Sementara yang kedua bisa jadi juga Anda lakukan jika saya menceritakan kejadian yang saya lihat dalam sebuah film drama komedi yang juga Anda tonton kemarin.

Pertanyaan: mengapa sebuah kalimat yang sama bisa memiliki makna yang berbeda?

Read the rest of this entry »





Meta Model Magic (Part IV)

13 09 2007

Selamat pagi! Tidak peduli kapanpun Anda membaca artikel ini, saya berharap Anda selalu mempertahankan semangat pagi Anda. Well, Terima kasih telah menunggu datangnya artikel ini di hadapan Anda. Di artikel pamungkas tentang konsep dasar Meta Model ini kita akan belajar tentang penggunaan Meta Model secara efektif, efisien, dan yang pasti elegan.

Read the rest of this entry »





Meta Model Magic (Part III)

10 09 2007

Halo, apa kabar?

Saya harap pikiran Anda sudah semakin bebas distorsi karena membaca artikel minggu lalu ya. Nah, melanjutkan bahasan kita tentang ’keajaiban’ dari Meta Model, mari kita mulai dengan…

Generalization

Universal Quantifiers. Ketika kita secara refleks menggunakan ’pelanggaran’ Meta Model ini, kita melakukan penyamarataan atas suatu hal secara berlebihan. Dengan kata lain, satu, dua, atau beberapa pengalaman kita jadikan label untuk mengenali satu kelompok pengalaman tertentu.

Orang tua saya tidak pernah mau tahu apa yang saya inginkan.

Read the rest of this entry »





Meta Model Magic (Part II)

7 09 2007

Hai! Gimana kemarin dari Jogja?

Wah, Jogja sekarang udah kayak Jakarta, lho.

Hah, kok bisa gitu ya? Emang anak jaman sekarang ya. Gampang banget ikut-ikutan. Kebanyakan liat TV sih, sinetron isinya anak Jakarta melulu.

Iya ya. Aku juga bingung tuh. Yang namanya kota pelajar kok sekarang jadi kayak gitu.

Nah, itulah. Sekarang tuh semua udah pada berubah. Nggak seperti jaman kita dulu. Kita dulu mah nurut-nurut sama orang tua. Tapi sekarang, walah, susah diatur tuh anak-anak.

 

Dan obrolan pun berlanjut menjadi gosip. Satu jam. Dua jam. Tiga jam. Dari Jogja sampai sinetron. Dari sinetron sampai anak-anak. Dari anak-anak sampai artis. Dari artis sampai politik. Dari senang sampai pada sakit hati, karena salah pengertian. Dan seterusnya.

Read the rest of this entry »





Meta Model Magic (Part I)

4 09 2007

Apa yang muncul dalam benak Anda jika saya berkata, “Kemarin adalah hari yang indah”?

Bayangan pengalaman menyenangkan yang pernah Anda alami dan Anda anggap indah? Imajinasi suatu hari Anda bersama seseorang yang Anda merasa akan indah? Ucapan seorang kawan yang pernah mengatakan hal yang sama kepada Anda? Pengalaman Anda memakan makanan favorit yang sudah lama sekali Anda inginkan dan akhirnya kesampaian? Sebuah tempat yang pernah Anda kunjungi dan masih teringat-ingat sampai sekarang?

Read the rest of this entry »





Tentang Associated dan Disassociated

27 08 2007

Sembari Anda duduk dan membaca tulisan ini, Anda bisa mulai memikirkan sebuah pengalaman yang paling lucu yang pernah Anda alami. Lihatlah dengan mata kepala Anda sendiri apa yang terjadi ketika itu. Dengarkan dengan seksama suara atau musik apa saja yang muncul. Rasakan kembali perasaan yang Anda pada saat itu sepenuhnya.

Ambil waktu Anda, dan nikmati Anda kembali pada masa itu.

Read the rest of this entry »